• +62821 9503 2271
  • info@staisddimangkoso.ac.id

STAI DDI MANGKOSO BARRU

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DARUD DA'WAH WAL IRSYAD

Home Profil sejarah

Sejarah Singkat STAI DDI MANGKOSO

Dalam usaha Pengembangan Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso dalam bidang pendidikan setelah tersebarnya madrasah-madrasah dan sekolah-sekolah DDI pada beberapa pelosok tanah air Indonesia, maka mulai terasa pentingnya mendirikan Perguruan Tinggi Darud Da’wah Wal Irsyad. Gagasan ini mulai dipermasalahkan.pada Musyawarah Pendidikan DDI yang diselenggarakan oleh PB-DDI di Pare-Pare pada tanggal 11 s.d. 14 Agustus 1954 bertepatan 15 Zulhijjah 1373 H.

 

Untuk menjejaki kemungkinan berdirinya Perguruan Tinggi DDI, musyawarah ini membentuk Panitia Persiapan Perguruan Tinggi DDI yang terdiri atas:

 

K e t u a : K.H. Abd. Rahman Ambo Dalle

Anggota : 1. Ust. Mahmud Yunus; 2. Ust. Muhammad Amin Nashir; 3. Ust Abd. Rahman Shihab; 4. Ust. M. Ali Alyafi’

 

Tugas utama panitia, adalah menjejaki kemungkinan dibentuknya Perguruan Tinggi DDI dengan mengadakan hubungan kepada MUI Ujung Pandang dan Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia seperti UII Yogyakarta. Untuk langkah pertama adalah berusaha mempersiapkan pembentukan ijazah B.II sesuai dengan rencana pemerintah R.I cq. Menteri Agama R.I.

 

Pada tahun 1955 usaha pendirian perguruan tinggi ini semakin mendekati kenyataan pada saat akan kembalinya K.H. Abd. Kadir Chalid, MA. dari Mesir menyelesaikan studinya.

 

Dalam usaha menyelesaikan dan mengatur persiapan yang diperlukan, maka dalam perjalanan Gurutta K.H. Abd. Rahman Ambo Dalle ke Ujung Pandang selaku Ketua Umum PB-DDI dan juga Ketua Panitia Persiapan Perguruan Tinggi DDI, beliau diculik oleh Gerombolan DI/TII di Belang-Belang Maros pada tanggal 18 Juli 1955. Dan pendirian Peguruan Tinggi DDI untuk sementara waktu terhenti akibat itu.

 

Pada tahun 1963 diadakan Komperensi Pendidikan di Mangkoso, masalah pendirian Perguruan Tinggi DDI masih dipersoalkan dan pada waktu itu Gurutta K.H. Abd. Rahman Ambo Dalle telah kembali dari hutan dalam kekuasaan DI/TII. Dengan kesepakatan musyawarah tersebut, mulailah dirintis UI-DDI dengan modal pertama Fakultas Ushuluddin Pare-Pare dan Fakultas Tarbiyah Pinrang pada tahun 1964. Setelah berjalan secara utuh selama tiga tahun, maka berdirilah pula Fakultas Syari’ah Mangkoso dengan Program Sarjana Muda pada tahun 1967. Dan mendapat status DIAKUI berdasarkan SK.Menteri Agama No. 52 Tahun 1970.

 

Fakultas Syari’ah Mangkoso di bawah naungan UI-DDI yang berpusat di Pare-Pare dan di bawah koordinasi Kopertais Wilayah VIII/IAIN Ujung Pandang ditetapkan Akte Pendirian Nomor : 08/UNISDI/1967 tanggal 31 Mei 1967, oleh pendiri :

1. K.H. Abd. Rahman Ambo Dalle.

2. K.H. Muhammad Abduh Pabbaja.

3. K.H. M. Amberi Said.

4. H. Mahmud Sewang.

 

Dengan kesepakatan bersama Dewan Kurator bersama Senat Universitas menunjuk K.H.M. Amberi Said selaku Pimpinan (dekan) yang dibantu oleh K.H. Abd. Rasyid dan Drs. H.M. Busaeri Juddah.

 

Pada tahun 1985 Fakultas Syari’ah UI-DDI mendapat status tedaftar dengan program S 1 dan berubah nama dari Fakultas Syari’ah UI-DDI menjadi Fakultas Syari’ah IAI-DDI berdasarkan SK Menteri Agama : No. 61 Tahun 1990 tanggal 25 April 1990.

 

Dalam operasional Pendidikan Fakultas Syari’ah sampai tahun 1994 berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam DDI dengan jurusan/Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyah (Syari’ah) dan Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) dengan status :

1. Syari’ah (DIAKUI).

2. Tarbiyah (TERDAFTAR)

Masing-masing berdasarkan SK Nomor : 267 Tahun 1996 tertanggal 19 Juni 1996.

 

Dan pada tahun 2000, jurusan Syari’ah dengan program studi Ahwal Al Syakhshiyah, dan jurusan Tarbiyah program studi Pendidikan Agama Islam masing-masing telah Terakreditasi dengan SK Badan Akreditasi Nasional No. 38 Tahun 2001 tanggal 25 Januari 2001.